Sudah datang sesuai jadwal interview, tetapi kandidat justru diminta menunggu lama. Bahkan, ada yang harus menunggu hingga berjam-jam karena recruiter atau user belum siap melakukan interview.
Situasi seperti ini tentu membuat kandidat merasa waktunya tidak dihargai.
Kenapa Interview Bisa Terlambat?
Ada beberapa alasan yang mungkin menyebabkan interview tidak dimulai sesuai jadwal.
Recruiter bisa saja sedang menyelesaikan proses lain, user masih memiliki pekerjaan, terjadi perubahan jadwal, atau ada kandidat lain yang mengalami keterlambatan.
Namun, apa pun alasannya, kandidat sebaiknya tetap diberi informasi jika terjadi keterlambatan.
Misalnya, recruiter dapat memberitahukan bahwa interview mundur 30 menit dan memberikan perkiraan waktu kandidat akan dipanggil.
Apakah Kandidat Harus Menunggu?
Jika keterlambatan masih wajar dan recruiter memberikan informasi yang jelas, kandidat tentu dapat menunggu.
Tetapi jika sudah terlalu lama tanpa kepastian, kandidat juga berhak menanyakan perkiraan waktu interview.
Contohnya:
“Kak, izin bertanya, kira-kira interview saya akan dimulai pukul berapa ya? Saya ingin menyesuaikan dengan jadwal berikutnya. Terima kasih.”
Kalimat tersebut tetap sopan tanpa harus langsung menunjukkan kekesalan.
Bagaimana Jika Harus Menunggu Berjam-jam?
Jika kandidat sudah datang tepat waktu tetapi harus menunggu berjam-jam tanpa penjelasan yang jelas, wajar apabila merasa kecewa.
Waktu kandidat tetap memiliki nilai. Mereka mungkin harus menempuh perjalanan jauh, mengeluarkan biaya transportasi, mengambil cuti, atau meninggalkan pekerjaan sementara.
Karena itu, perusahaan sebaiknya memiliki pengaturan jadwal yang baik dan memberi informasi ketika terjadi keterlambatan.
Apakah Kandidat Juga Perlu Menghargai Waktu Recruiter?
Tentu.
Mengharapkan perusahaan menghargai waktu kandidat bukan berarti kandidat boleh mengabaikan jadwal yang sudah ditentukan.
Jika kandidat terlambat atau tidak dapat hadir, sebaiknya segera memberi kabar. Jika membutuhkan perubahan jadwal, sampaikan secepat mungkin.
Proses rekrutmen yang baik membutuhkan saling menghargai dari kedua pihak.
Kenapa Menghargai Waktu Kandidat Itu Penting?
Interview merupakan bagian dari proses ketika perusahaan dan kandidat saling mengenal.
Perusahaan bukan hanya menilai kandidat. Secara tidak langsung, kandidat juga dapat menilai bagaimana perusahaan menjalankan proses rekrutmennya.
Cara recruiter mengatur jadwal, memberikan informasi, dan menangani keterlambatan dapat memengaruhi pengalaman kandidat terhadap perusahaan.
Karena itu, menghargai waktu kandidat bukan sekadar persoalan sopan santun, tetapi juga bagian dari proses rekrutmen yang profesional.
Pembahasan lebih luas mengenai hak dan posisi kandidat dalam proses rekrutmen dapat dibaca di apakah perusahaan wajib memberi kabar setelah interview.
Kesimpulan
Keterlambatan interview bisa terjadi karena berbagai alasan. Namun, kandidat sebaiknya tidak dibiarkan menunggu terlalu lama tanpa informasi.
Jika interview terlambat, recruiter sebaiknya memberikan penjelasan dan perkiraan waktu. Sebaliknya, kandidat juga perlu menghargai jadwal dan memberikan kabar jika mengalami kendala.
Rekrutmen adalah proses dua arah. Menghargai waktu satu sama lain seharusnya menjadi bagian dari proses tersebut.