Mendapat undangan interview tentu menjadi kabar yang menyenangkan bagi pencari kerja. Namun, bagaimana jika undangan tersebut diberikan secara mendadak dan waktunya berbenturan dengan jadwal yang sudah ada?
Apakah kandidat boleh meminta reschedule interview?
Boleh.
Meminta perubahan jadwal bukan berarti Anda tidak serius dengan pekerjaan tersebut. Yang penting, sampaikan permintaan dengan sopan dan secepat mungkin.
Kenapa Kandidat Bisa Tidak Siap dengan Undangan Mendadak?
Tidak semua pencari kerja memiliki waktu yang benar-benar kosong.
Kandidat mungkin masih bekerja, sedang berada di luar kota, memiliki urusan keluarga, atau sudah memiliki agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan.
Karena itu, ketika perusahaan memberikan undangan interview dalam waktu yang sangat singkat, kandidat bisa saja membutuhkan waktu untuk menyesuaikan jadwal.
Bagaimana Cara Meminta Reschedule?
Jangan menghilang atau baru memberi kabar ketika jadwal interview sudah lewat.
Segera hubungi recruiter dan jelaskan bahwa Anda belum dapat mengikuti interview pada waktu tersebut.
Contohnya:
“Halo Kak, terima kasih atas kesempatan interview yang diberikan. Mohon maaf, pada jadwal tersebut saya memiliki agenda yang tidak dapat ditinggalkan. Apakah memungkinkan jika interview dijadwalkan ulang pada [hari/tanggal] atau [waktu]? Saya tetap sangat tertarik mengikuti proses seleksi ini. Terima kasih.”
Berikan alternatif waktu agar recruiter lebih mudah menentukan jadwal baru.
Apakah Meminta Reschedule Bisa Membuat Kandidat Dicoret?
Tidak selalu.
Satu kali meminta perubahan jadwal dengan alasan yang jelas tidak otomatis berarti Anda tidak serius.
Namun, terlalu sering membatalkan atau meminta reschedule tanpa alasan yang jelas tentu dapat memberikan kesan kurang profesional.
Karena itu, pastikan Anda benar-benar dapat hadir pada jadwal pengganti yang sudah disepakati.
Bagaimana Jika Recruiter Tidak Merespons?
Jika permintaan reschedule tidak mendapat respons, Anda dapat melakukan follow up satu kali untuk memastikan pesan sudah diterima.
Jika tetap tidak ada jawaban, Anda tidak perlu terus mengirim pesan berkali-kali.
Simpan komunikasi tersebut dan tetap cari peluang kerja lainnya.
Proses rekrutmen seharusnya dilakukan dengan komunikasi yang jelas dari kedua pihak. Kandidat juga berhak mendapatkan informasi mengenai jadwal dan kelanjutan proses. Pembahasan lebih lengkap mengenai hal tersebut dapat dibaca di apakah perusahaan wajib memberi kabar setelah interview.
Kesimpulan
Kandidat boleh meminta reschedule interview jika jadwal yang diberikan tidak memungkinkan.
Sampaikan permintaan secepat mungkin, gunakan bahasa yang sopan, berikan alternatif waktu, dan pastikan Anda benar-benar siap mengikuti jadwal yang baru.
Mencari pekerjaan bukan berarti Anda harus selalu tersedia setiap saat. Perusahaan membutuhkan kandidat, sementara kandidat juga memiliki waktu dan tanggung jawab yang perlu dihargai.
Yang terpenting adalah menjaga komunikasi tetap profesional sejak awal proses rekrutmen.