Sudah Berusaha dan Berdoa Tapi Belum Dapat Kerja, Harus Bagaimana?

Sudah berkali-kali melamar kerja, mengikuti interview, mengerjakan tes, berusaha memperbaiki diri, dan tidak lupa berdoa. Bahkan keluarga ikut mendoakan. Namun, pekerjaan yang diharapkan belum juga datang.

Dalam kondisi seperti ini, wajar jika muncul rasa lelah, kecewa, bahkan bertanya-tanya, “Kenapa saya sudah berusaha dan berdoa, tetapi belum juga mendapat pekerjaan?”

Perasaan tersebut manusiawi. Namun, jangan sampai belum mendapat pekerjaan membuat Anda merasa bahwa semua usaha dan doa selama ini sia-sia.

Sudah Berusaha Tapi Belum Dapat Kerja, Apakah Berarti Gagal?

Tidak.

Belum mendapatkan pekerjaan berarti usaha yang dilakukan belum menghasilkan pekerjaan pada saat ini. Itu bukan berarti Anda tidak mampu atau tidak layak untuk mendapatkan pekerjaan.

Dalam proses rekrutmen, ada banyak hal yang berada di luar kendali pelamar. Bisa saja ada kandidat lain yang lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan, jumlah pelamar sangat banyak, posisi yang tersedia terbatas, atau proses rekrutmen memang belum menemukan titik yang tepat.

Karena itu, satu atau beberapa penolakan tidak seharusnya dijadikan ukuran terhadap kemampuan diri sendiri.

Kenapa Orang Lain Cepat Dapat Kerja, Sedangkan Saya Belum?

Pertanyaan ini sering muncul ketika melihat teman atau orang lain sudah mendapatkan pekerjaan.

Apalagi ketika kita merasa sudah melakukan banyak hal, sementara orang lain terlihat mendapatkan pekerjaan dengan lebih mudah.

Namun, jangan menjadikan cepat atau lambatnya seseorang mendapat pekerjaan sebagai ukuran keberhasilan hidup maupun ukuran kualitas ibadah seseorang.

Anda tidak mengetahui seluruh proses yang dilalui orang lain. Begitu juga mereka tidak menjalani kondisi yang sama dengan Anda.

Setiap orang memiliki pengalaman, kesempatan, kebutuhan, persaingan, dan waktunya masing-masing.

Membandingkan hasil orang lain dengan proses yang sedang kita jalani hanya akan membuat pencarian kerja terasa semakin berat.

Kalau Sudah Berdoa, Kenapa Belum Mendapat Pekerjaan?

Ketika sudah lama mencari kerja, seseorang bisa mulai mempertanyakan doanya sendiri.

“Sudah berdoa setiap hari, kenapa belum ada pekerjaan?”

Kekecewaan seperti itu bisa muncul, terutama ketika kebutuhan semakin mendesak dan penolakan datang berulang kali.

Namun, jangan menjadikan pekerjaan sebagai satu-satunya ukuran apakah doa Anda didengar atau tidak.

Berdoa dan berusaha adalah dua hal yang tetap dapat berjalan bersama. Belum mendapatkan apa yang diharapkan hari ini bukan berarti semua doa menjadi sia-sia.

Dan ketika sedang kecewa, jangan pula merasa bahwa Anda harus selalu terlihat kuat. Mengakui bahwa sedang lelah bukan berarti kehilangan iman atau berhenti berusaha.

Pasrah Boleh, Berhenti Berusaha Jangan

Ada perbedaan antara pasrah dan menyerah.

Pasrah berarti menerima bahwa hasil akhir tidak selalu dapat dikendalikan, setelah melakukan usaha yang bisa dilakukan.

Sedangkan menyerah berarti berhenti melakukan usaha karena merasa tidak ada gunanya lagi.

Kalau sudah berusaha dan belum berhasil, Anda boleh berhenti sejenak untuk mengambil napas. Tetapi setelah itu, coba kembali melihat apa yang masih bisa dilakukan.

Mungkin bukan jumlah lamarannya yang perlu ditambah, tetapi cara mencari kerjanya yang perlu dievaluasi.

Kalau Sudah Banyak Melamar, Coba Evaluasi Usahanya

Jika sudah banyak mengirim lamaran tetapi belum mendapatkan hasil, jangan hanya bertanya:

“Kenapa saya belum diterima?”

Coba ubah menjadi:

“Apa yang bisa saya perbaiki dari proses mencari kerja saya?”

Perhatikan kembali lowongan yang dipilih, kesesuaian kualifikasi, CV, cara mempersiapkan interview, hingga jenis pekerjaan yang dilamar.

Tidak semua penolakan berarti Anda harus bekerja lebih keras. Terkadang, Anda hanya perlu mengubah strategi.

Jangan Mengukur Diri dari Satu Pekerjaan

Pekerjaan memang penting, terutama ketika ada kebutuhan ekonomi yang harus dipenuhi. Tetapi belum mendapat pekerjaan bukan berarti hidup Anda berhenti atau Anda tidak memiliki nilai.

Anda tetap memiliki pengalaman, kemampuan, dan kesempatan untuk mencoba lagi.

Jika hari ini belum berhasil, bukan berarti besok akan sama.

Jadi, Harus Bagaimana?

Kalau sudah berusaha dan berdoa tetapi belum mendapat pekerjaan, tetaplah berusaha tanpa harus memaksa diri untuk selalu kuat.

Berikan diri Anda waktu untuk merasa lelah. Setelah itu, evaluasi kembali cara mencari kerja dan coba peluang lain yang sesuai.

Tetaplah berdoa jika itu menjadi bagian penting dalam menjalani proses Anda. Namun, jangan menjadikan cepat atau lambatnya mendapat pekerjaan sebagai ukuran bahwa doa Anda berhasil atau tidak.

Pasrah pada hasil bukan berarti menyerah pada usaha.

Anda mungkin belum mendapatkan pekerjaan yang dicari hari ini, tetapi itu bukan alasan untuk menganggap perjalanan Anda sudah selesai.

3 thoughts on “Sudah Berusaha dan Berdoa Tapi Belum Dapat Kerja, Harus Bagaimana?”

  1. Pingback: Kenapa Sudah Banyak Melamar Kerja Tapi Belum Diterima? - Hirenakes.com

  2. Pingback: Sudah Berusaha Mencari Kerja Tapi Belum Berhasil, Harus Berhenti Berharap? - Hirenakes.com

  3. Pingback: Kenapa Melihat Teman Cepat Dapat Kerja Bisa Membuat Kita Merasa Tertinggal? - Hirenakes.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top