Lowongan Dibuka Lagi Setelah Interview, Apakah Berarti Tidak Lolos?

Sudah mengikuti interview kerja, kemudian beberapa hari kemudian melihat perusahaan kembali memasang lowongan untuk posisi yang sama?

Situasi seperti ini tentu bisa membuat bingung. Apalagi jika sebelumnya Anda sudah diminta menunggu kabar dari HR.

Pertanyaan yang biasanya muncul adalah: kalau lowongannya dibuka lagi, apakah berarti saya tidak lolos interview?

Jawabannya: belum tentu.

Lowongan yang kembali dipasang bisa memiliki beberapa arti. Bisa jadi perusahaan masih mencari kandidat yang sesuai, membutuhkan lebih dari satu orang, atau proses rekrutmen sebelumnya belum menghasilkan kandidat yang akhirnya diterima.

Namun, kandidat juga tidak sebaiknya langsung menganggap bahwa dirinya masih memiliki peluang.

Lalu, bagaimana cara membaca situasi tersebut?

Apa Arti Lowongan Dibuka Lagi Setelah Interview?

Ketika perusahaan kembali memasang lowongan untuk posisi yang sama, hal tersebut menunjukkan bahwa perusahaan masih memiliki kebutuhan rekrutmen atau setidaknya masih membuka pencarian kandidat.

Tetapi, informasi tersebut tidak secara otomatis menjelaskan status kandidat yang sudah mengikuti interview.

Ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi.

1. Belum Menemukan Kandidat yang Sesuai

Perusahaan mungkin sudah melakukan interview terhadap beberapa kandidat, tetapi belum menemukan orang yang dianggap sesuai dengan kriteria posisi tersebut.

Dalam kondisi ini, lowongan dapat kembali dipasang agar perusahaan memperoleh lebih banyak kandidat.

Jika Anda sebelumnya sudah mengikuti interview, bukan berarti Anda pasti langsung gugur. Bisa saja proses seleksi masih berlangsung.

2. Perusahaan Membutuhkan Lebih dari Satu Kandidat

Terkadang satu lowongan tidak hanya ditujukan untuk satu orang.

Misalnya, sebuah fasilitas kesehatan sedang membutuhkan beberapa tenaga kesehatan untuk mengisi unit atau cabang tertentu.

Karena kebutuhan tersebut masih tersedia, perusahaan dapat tetap membuka lowongan meskipun sudah melakukan interview terhadap beberapa kandidat.

3. Kandidat yang Dipilih Tidak Melanjutkan Proses

Ada kemungkinan perusahaan sebenarnya sudah menemukan kandidat, tetapi kandidat tersebut kemudian mengundurkan diri atau tidak melanjutkan proses penerimaan.

Akibatnya, perusahaan kembali mencari kandidat lain.

Situasi seperti ini bisa terjadi tanpa ada hubungannya dengan hasil interview Anda sebelumnya.

4. Proses Rekrutmen Belum Selesai

Perusahaan mungkin masih membandingkan beberapa kandidat.

Misalnya, Anda sudah interview pada minggu pertama, tetapi perusahaan masih menjadwalkan interview kandidat lain pada minggu berikutnya.

Dalam kondisi tersebut, lowongan yang masih tayang belum dapat digunakan sebagai bukti bahwa Anda tidak lolos.

5. Lowongan Dipasang Kembali untuk Mendapatkan Kandidat Lebih Banyak

Ada perusahaan yang tetap membuka atau memperbarui iklan lowongan selama proses rekrutmen berlangsung.

Tujuannya bisa untuk memperbesar jumlah kandidat yang masuk sehingga perusahaan memiliki lebih banyak pilihan.

Karena itu, melihat lowongan yang sama muncul kembali tidak selalu berarti kandidat sebelumnya sudah ditolak.

Apakah Lowongan Dibuka Lagi Berarti Saya Tidak Lolos?

Tidak bisa dipastikan hanya dari informasi tersebut.

Ini penting karena kandidat sering kali mencoba membaca keputusan HR dari status lowongan.

Misalnya:

“Saya sudah interview hari Senin. Hari Kamis lowongannya muncul lagi. Berarti saya gagal, ya?”

Belum tentu.

Tanpa informasi langsung dari perusahaan, kandidat tidak mengetahui apakah:

  • proses seleksi masih berlangsung;
  • perusahaan membutuhkan kandidat tambahan;
  • kandidat lain belum menerima tawaran;
  • posisi tersebut memang belum terisi;
  • atau kandidat sebelumnya memang tidak dilanjutkan.

Jadi, jangan menjadikan munculnya kembali lowongan sebagai satu-satunya dasar untuk menyimpulkan hasil interview.

Namun, Anda juga tidak perlu menjadikan hal tersebut sebagai alasan untuk terus menunggu tanpa batas waktu.

Bagaimana Jika HR Sebelumnya Bilang Akan Menghubungi?

Ini situasi yang sedikit berbeda.

Jika HR mengatakan bahwa hasil interview akan diberikan dalam waktu tertentu, tetapi batas waktu tersebut sudah lewat dan lowongan kembali muncul, Anda boleh melakukan follow-up.

Misalnya HR mengatakan akan memberikan kabar dalam waktu tiga hari.

Setelah waktu tersebut terlewati, Anda dapat mengirim pesan singkat untuk menanyakan perkembangan proses rekrutmen.

Contohnya:

Halo Kak, saya [nama], sebelumnya mengikuti interview untuk posisi [nama posisi] pada [tanggal]. Saya ingin menanyakan apakah sudah ada informasi terkait hasil atau tahapan selanjutnya dari proses rekrutmen tersebut. Terima kasih, Kak.

Tidak perlu langsung menanyakan:

“Kak, saya ditolak ya?”

Pertanyaan yang lebih netral memberikan ruang bagi HR untuk menjelaskan status proses tersebut.

Apakah Perlu Melamar Lagi Jika Lowongan Dibuka Kembali?

Tidak selalu.

Jika Anda sudah mengikuti proses interview untuk posisi tersebut, sebaiknya jangan langsung mengirim lamaran kedua hanya karena melihat iklannya muncul kembali.

Lebih baik tanyakan terlebih dahulu kepada HR mengenai status lamaran sebelumnya.

Namun, jika lowongan tersebut sudah ditutup dan kemudian dibuka kembali setelah beberapa waktu dengan persyaratan yang berbeda, situasinya bisa berbeda.

Anda dapat melihat kembali:

  • apakah posisi yang ditawarkan masih sama;
  • apakah kualifikasinya berubah;
  • apakah lokasi penempatan berubah;
  • apakah terdapat informasi baru dalam deskripsi pekerjaan.

Jika memang terdapat perubahan dan Anda masih memenuhi kualifikasinya, Anda dapat mempertimbangkan untuk melamar kembali.

Jangan Langsung Menganggap Diri Anda Gagal

Melihat lowongan yang sama muncul lagi setelah interview memang dapat membuat kandidat kehilangan kepercayaan diri.

Namun, proses rekrutmen tidak selalu sesederhana:

interview → diterima atau ditolak.

Ada banyak keputusan internal yang tidak diketahui kandidat.

Karena itu, jangan langsung menyimpulkan bahwa interview Anda gagal hanya berdasarkan munculnya kembali sebuah iklan lowongan.

Jika Anda ingin mengetahui status sebenarnya, cara paling tepat tetap meminta informasi kepada perusahaan atau HR.

Tetapi Jangan Juga Menunggu Satu Perusahaan Saja

Di sisi lain, kandidat juga perlu realistis.

Jika sudah interview dan belum mendapatkan kepastian, jangan menghentikan pencarian kerja hanya karena berharap pada satu perusahaan.

Tetap:

  • mencari lowongan lain;
  • mengirim lamaran;
  • mengikuti interview;
  • mempersiapkan dokumen;
  • meningkatkan kemampuan yang dibutuhkan dalam pekerjaan.

Hal ini terutama penting bagi pencari kerja yang membutuhkan pekerjaan dalam waktu dekat.

Selama belum ada informasi resmi mengenai penerimaan atau offering, anggap proses tersebut masih belum pasti.

Dengan begitu, Anda tetap bisa berharap tanpa kehilangan kesempatan lain.

Bagaimana Jika Sudah Follow-Up tetapi Tetap Tidak Ada Kabar?

Jika sudah melakukan follow-up dengan sopan tetapi tidak mendapatkan respons, Anda tidak perlu terus-menerus menghubungi HR.

Berikan waktu yang wajar untuk mendapatkan respons.

Jika tetap tidak ada kabar, Anda dapat menganggap bahwa proses tersebut belum memberikan kepastian dan melanjutkan pencarian pekerjaan lain.

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai langkah yang bisa dilakukan ketika setelah interview Anda belum mendapatkan kabar, baca juga panduan sudah interview kerja tapi tidak ada kabar di Hirenakes.

Kesimpulan

Melihat lowongan kerja yang sama dibuka kembali setelah Anda mengikuti interview tidak otomatis berarti Anda tidak lolos.

Perusahaan bisa saja masih mencari kandidat, membutuhkan lebih dari satu orang, belum menemukan kandidat yang sesuai, atau kembali membuka rekrutmen karena kandidat sebelumnya tidak melanjutkan proses.

Namun, jangan pula menganggap munculnya kembali lowongan sebagai tanda bahwa Anda pasti masih dipertimbangkan.

Jika waktu yang dijanjikan HR sudah lewat, lakukan follow-up dengan sopan untuk mengetahui status proses Anda.

Dan sambil menunggu, tetap cari peluang kerja lainnya.

Bagi pencari kerja, mendapatkan kepastian memang penting. Tetapi yang tidak kalah penting adalah tidak membiarkan satu proses rekrutmen membuat Anda kehilangan kesempatan di tempat lain.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top