Sudah berulang kali mencari lowongan, mengirim lamaran, mengikuti interview, tetapi hasilnya tetap sama: belum diterima.
Lama-kelamaan, kondisi ini bisa membuat seseorang berpikir, “Mungkin percuma saya berharap.”
Kalau sedang berada di fase tersebut, Anda tidak harus memaksa diri untuk selalu optimis. Merasa lelah dan kecewa setelah berkali-kali gagal adalah hal yang wajar.
Namun, lelah bukan berarti harus berhenti berharap.
Boleh Berhenti Sejenak, Bukan Berhenti Selamanya
Jika proses mencari kerja sudah membuat Anda sangat lelah, tidak ada salahnya mengambil waktu untuk beristirahat.
Anda tidak harus setiap hari membuka situs lowongan, mengirim lamaran, atau memikirkan hasil interview.
Beristirahat beberapa hari untuk menenangkan pikiran berbeda dengan menyerah sepenuhnya.
Setelah merasa lebih siap, Anda bisa kembali mencari peluang dengan kondisi yang lebih tenang.
Jangan Jadikan Penolakan sebagai Ukuran Diri
Ditolak satu perusahaan bukan berarti Anda tidak mampu.
Ditolak berkali-kali juga bukan berarti Anda tidak memiliki masa depan.
Dalam satu lowongan, Anda bisa bersaing dengan banyak kandidat. Perusahaan juga memiliki pertimbangan sendiri dalam memilih seseorang.
Karena itu, jangan mengubah kalimat:
“Saya belum diterima.”
menjadi:
“Saya tidak akan pernah diterima.”
Keduanya memiliki makna yang berbeda.
Kalau Sudah Lama Belum Dapat Kerja, Coba Ubah Strategi
Berharap bukan berarti hanya menunggu.
Jika sudah lama mencari kerja tetapi hasilnya belum berubah, coba evaluasi kembali cara yang digunakan.
Misalnya dengan:
- memperluas jenis posisi yang sesuai dengan kemampuan;
- mencari lebih banyak sumber lowongan;
- memperbaiki CV;
- mengevaluasi hasil interview;
- menambah kemampuan yang relevan.
Dengan begitu, Anda tidak hanya mengulang cara yang sama sambil berharap hasilnya berbeda.
Tetap Berusaha Meski Belum Tahu Kapan Berhasil
Salah satu bagian tersulit dari mencari kerja adalah kita tidak tahu kapan usaha tersebut akan membuahkan hasil.
Anda bisa mengirim lamaran hari ini dan baru mendapat pekerjaan beberapa minggu atau bulan kemudian.
Karena itu, jangan menjadikan belum adanya hasil saat ini sebagai alasan untuk berhenti sepenuhnya.
Kalau Anda sedang merasa sudah berusaha dan berdoa tetapi belum juga mendapat pekerjaan, kondisi tersebut memang bisa membuat semangat turun. Namun, belum mendapatkan pekerjaan bukan berarti usaha Anda sia-sia. Pembahasan lebih lengkap mengenai kondisi tersebut dapat dibaca di sudah berusaha dan berdoa tapi belum dapat kerja, harus bagaimana.
Kesimpulan
Anda boleh lelah. Anda boleh beristirahat. Tetapi jangan mengambil keputusan untuk menyerah hanya karena beberapa kali mengalami penolakan.
Jika cara yang digunakan belum berhasil, evaluasi dan coba strategi yang berbeda.
Tidak ada yang bisa menjamin kapan Anda akan mendapatkan pekerjaan. Tetapi selama masih ada peluang yang bisa dicoba, perjalanan mencari kerja belum selesai.